Laman

Senin, 31 Januari 2011

Tasamuh

Pengertian Tasamuh
Menurut bahasa,
tasamuh artinya
toleransi. Adapun
toleransi menurut
istilah tasamuh ialah
suatu sikap yang
menghargai dan
menghormati orang
lain yang memiliki
perbedaan dengan

dirinya. Baik suku
bangsa, ras,
golongan, mahzab,
organisasi, agama,
dan sebagainya.
Dengan sikap
tasamuh, seseorang
dapat berhubungan
dan bergaul secara
rukun dan harmonis
dengan orang lain,
tanpa menghiraukan
adanya perbedaan
tertentu diantara
mereka.
Memiliki sikap
tasamuh, artinya
menyadari tentang
kelemahan yang
dimiliki. Didunia ini,
tidak ada manusia
yang sempurna,
yang dapat
memenuhi
kebutuhan hidupnya
sendiri tanpa
bantuan orang lain.
Perhatikan firman
Allah SWT.
Artinya ;
Wahai manusia!
Sungguh, Kami telah
menciptakan kamu
dari seseorang laki-
laki dan seseorang
perempuan kemudia
Kami jadikan kamu
berbagnsa-bangsa
dan bersuku-suku
agar kamu saling
mengenal. Sungguh
yang paling mulia
diantara kamu disisi
Allah ialah orang
yang paling
bertaqwa. Sungguh,
Allah Maha
Mengetahui, Maha
Teliti (Qs. Al-Hujurat :
13)
Pentingnya Tasamuh
Sikap tasamuh
memiliki peranan
penting bagi
kehidupan manusia.
Orang memiliki
seikap tasamuh,
niscaya dapat hidup
berdampingan
secara aman dan
damai dengan
siapapun. Meskiipun
diantara mereka
terdapat berbagai
perbedaan, namun
perbedaan itu tidak
dijadikan sebagai
sumber masalah dan
permusuhan.
Sebagai muslim yang
beriman, hendaknya
kita memiliki sikap
tasamuh dalam
kehidupan sehari-
hari, agar dapat
menjalin
persaudaraan yang
harmonis dengan
siapapun. Dengan
demikian sikap
tasamuh bukan
hanya wajib dimiliki
oleh setiap umat
Islam, melainkan
juga bagi siapapun
yang ingin hidupnya
damai, tenteram,
aman dan rukun.
Tasamuh Terhadap
Sesama Muslim
Islam menganjurkan
umatnya agar
senantiasa menjalin
persaudaraan
dengan sesama
muslim, dari
kalangan manapun,
apapun suku
bangsanya dan
warna kulitnya.
Tasamuh terhadap
sesama muslim ini
merupakan landasan
kehidupan bagi umat
Islam. Jika persatuan
telah terwujud maka
kekuatan akan diraih
sehingga mereka
dapat menghadapi
berbagai tantangan
dan gangguan yang
dapat merugikan
kaum muslimin.
Dalam hal ini Umar
Ibnu Khatab berkata :
Artinya ;
Sesungguhnya Islam
itu menghimpun
diantara kamu satu
sama lain, dan
memandang sama
antara raja dan
rakyat dari segi
hukum (Umar bin
Khatab).
Tasamuh Terhadap
Non-Muslim
Dalam ajaran Islam,
perbedaan agama
tidak harus
menimbulkan
pertikaian,
permusuhan, apalagi
peperangan. Bahkan
Islam menganjurkan
agar umatnya
senantiasa dapat
bekerjasama dengan
siapapun dalam hal-
hal kebaikan
meskipun dengan
orang yang lain
agama sekalipun.
Nilai Positif Dari
Tasamuh Dalam
Fenomena
Kehidupan
Orang yang
berakhlak tasamuh,
sikap prilakunya
akan mengandung
nilai-nilai terpuji dan
mulia. Sehingga
dapat
mendatangkan nilai-
nilai luhur yang
bermanfaat baik
bagi pelakunya
maupun masyarakat
lingkungannya.
Diantara nilai-nilai
lhur berakhlak
tasamuh yang dapat
diklasifikasikan
adalah sebagai
berikut :
a. Tidak mencari-cari
kesalahan orang
Sebagai muslim yang
baik tidak
dibenarkan mencari-
cari kesalahan dan
kelemahan orang
lain. Selain tidak
mendatangkan
manfaat juga dapat
menimbulkan
mudarat dan
malapetaka bagi
kehidupan sosial
kemasyarakatan.
Agama Islam
melarang umatnya
melakukan satu
perbuatan yang
dimaksudkan untuk
mencari kesalahan
orang lain, oleh
sebab itu Allah SWT
melarangnya.
b. Bersedia
membantu orang lain
Orang yang
berakhlak tasamuh
tidak tega
menyaksikan orang
lain menderita,
emmbutuhkan
bantuan, tertimpa
musibah atau
terkena bencan. Hal
it terjadi karena ia
memiliki kepedulian
sosial dan rasa
solidaritas yang
tinggi. Setap orang
adalah saudara, baik
saudara seagama
maupun sebangsa.
Islam menganjurkan
kepada umatnya
agar dapat
membantu
saudaranya yang
sedang dalam
kesulitan atau
tertimpa musibah.
Sebagaimana yang
dijelaskan dalam
hadist berikut :
Rasulullah saw
bersabda yang
artinya :
“ Barang siapa yang
menghilangkan
suatu kesusahan
orang mukmin
didunia, niscaya Allah
akan menghilangkan
kesusahannya di
akhirat, dan barang
siapa memberikan
kemudahan kepada
orang yang
menghadapi
kesulitan, maka Allah
akan memberikan
kemudahan baginya
didunia dan di
akhirat. ” (HR.
Muslim)
c. Menumbuhkan
cinta kasih terhadap
sesama
Sikap tasamuh
menimbulkan
perdamaian dan
cinta kasih terhadap
sesama manusia. Hal
itu disebabkan sikap
tasamuh merupakan
pancaran dari
keimanan seseorang,
orang yang memiliki
sikap tasamuh tidak
akan membiarkan
saudaranya
kelaparan, semetara
dirinya
kekenyangan.
Hatinya penuh cinta
kasih terhadap
sesama.
d. Bersikap
demokratis
Sikap demokratis
juga dapat
membimbing
pelakunya untuk
bersikap demokratis.
Artinya tidak
memaksakan
kehendak kepada
orang lain. Sikap
demokratis dalam
kehidupan sehari-
hari memiliki peran
yang sangat penting
terutama dalam
pergaulan dengan
sesama. Untuk itu
tasamuh dalam Islam
sangat
mengedepankan
sikap demokratis,
baik kepada orang
lain yang seagama
maupun yang
berbeda agama
e. Bersedia
bekerjasama dalam
kebaikan
Orang yang
berakhlak tasamuh
selain berjiwa besar
dan lapang juga
memiliki prinsip yang
tegas, sehingga
gidupnya tidak
mudah terombang-
ambing atau
terpengaruh oleh
godaan-godaan yang
menyesatkan. Tugas
karena bersedia
bekerjasama dengan
siapapun tanpa
membeda-
bedakannya. Hal itu
sangat dianjurkan
dalam ajaran Islam.
Terbiasa Berperilaku
Tasamuh Dalam
Kehidupan Sehari-
Hari
Sebagai muslim yang
beriman, hendaknya
kita membiasakan
diri berakhlak terpuji
tasamuh. Dalam
menghadapi
kehidupan didunia
ini, tanpa memiliki
sikap tasamuh, suatu
pergaulan tidak akan
harmonis, rukun dan
damai.
1. Tanamkan niat yang
ikhlas untuk
membiasakan diri
bersikap tasamuh
2. Tanamkan
keyakinan bahwa
bersikap tasamuh itu
merupakan
kewajiban bagi
muslim
3. Yakinkan dalam hati
bahwa berakhlak
tasamuh akan
mendatangkan
kebaikan dan
manfaat bagi diri
sendiri dan orang
lain.
4. Mulailah bersikap
tasamuh dari yang
paling mudah
kemudian
ditingkatkan pada
hari-hari mendatang
5. Berdoalah kepada
Allah SWT agar diberi
kekuatan
membiasakan diri
bersikap tasamuh.

1 komentar: